20 Fakta Unik tentang Perang Dunia II, Kalian Sudah Tahu?

Perang Dunia II  menjadi perang yang tidak terlupakan. Banyak korban dan kerusakan yang terjadi. Sejarah terjadinya Perang Dunia II juga selalu dipelajari saat sekolah. Namun tahukan kalian bahwa ada beberapa fakta unik tentang Perang Dunia II yang tidak terlalu dipikirkan oleh sebagian besar orang? Berikut fakta unik tentang Perang Dunia II.

Fakta Unik Perang Dunia II

  • Hamburger berasal dari negara Jerman, sehingga selama perang dunia II, orang Amerika menyebut hamburger dengan nama “Liberty Steak”.
  • Tentara Amerika Serikat mendapat jatah 22 lembar tisu toilet per hari dan tentara Inggris hanya mendapat 3 lembar tisu toilet per hari
  • Erich Hartman menjadi pilot Jerman tersukses karena telah menerbangkan 1400 lebih misi tempur dan berhasil menghancurkan 352 pesawat milik sekutu. Waw keren ya, tapi menakutkan.

  • Perkiraan jumlah bom yang dijatuhkan sekutu yaitu 3,4 juta ton. Sehingga jika dirata-rata kurang lebih 27.700 ton bom per bulannya. Wow…mengerikan
  • Terdapat wanita paruh baya yang bernama Stanisława Leszczyńska. Dia telah menyelundupkan bayi hampir 3000 an selama Holocaust. Dia dipenjara di kamp konsentrasi Auschwitz

  • Mata-mata Jepang ternyata berada di Meksiko dan memata-matai armada laut Amerika, berbeda dengan kepercayaan selama ini yang menyebutkan mereka berada di Amerika Serikat.
  • “Sieg heil Viktoria” merupakan lagu mars Nazi yang diadaptasi dari lagu Fight Song universitas Havard. Lagu tersebut juga dikenal sebagai lagu Ten Thousand Men of Havard.
  • Pasukan Nazi ternyata berencana mendeportasi para tahanan Yahudi ke Pulau Madagaskar sebelum akhirnya dimusnahkan.
  • 80 persen pria Uni Soviet yang lahir tahun 1923 tidak tewas selama perang.
  • Amerika Serikat sebenarnya akan menjatuhkan bom nuklir ketiga di Tokyo, tapi rencana tersebut tidak terwujud karena Jepang sudah menyerah terlebih dahulu.
  • Bayaran prajurit Amerika Serikat  naik menjadi US $50 pada tahun 1942, padahal setahun sebelumnya bayarannya hanya US $21.
  • Alat perang yang diproduksi oleh Amerika Serikat antara lain yaitu 650.000 jip, 89.000 tank, 300.000 pesawat militer, 3.000.000 senapan mesin, dan 7.000.000 senjata.

  • Pertempuran di atlantik antara Jerman dan Sekutu ternyata menjadi kampanye militer yang terlama dalam perang, karena dimulai dari tanggal 3 September 1939 dan berakhir tanggal 8 Mei 1945.
  • Jumlah tentara Rusia dan warga sipil yang mati akibat pertempuran di Leningrad  yaitu 1.042.000 (Pertempuran terjadi dari tanggal 8 September 1941 hingga tanggal 27 Januari 1944) Jumlah korban tersebut lebih banyak daripada gabungan jumlah korban pasukan Inggris dan Amerika selama peperangan.
  • Keponakan Adolf Hitler, William patrick Stuart-Houston ternyata bertugas di Angkatan Laut Amerika Serikat
  • Prajurit Amerika Serikat, Eddie Slovik ditembak mati karena dituduh memihak pada musuh. Dia menjadi satu-satunya prajurit yang dihukum selama perang berlangsung.
  • Anggaran Amerika Serikat dari tahun 1940 hingga tahun 1945 meningkat, dari US $ 1,9 miliar menjadi US $ 59,8 miliar.
  • Orang yang dibunuh oleh pasukan Nazi selama perang sebanyak 12 juta orang. Hampir setengahnya adalah orang Yahudi.
  • Negara dengan korban terbanyak saat perang dunia II adalah Uni Soviet, yang mana korbannya lebih dari 21 juta orang.

  • Total keseluruhan korban dari Perang dunia II yaitu 50-70 juta nyawa. Lebih dari separuh korban adalah warga sipil dan anak-anak.

 

Seharusnya Lembut, 9 Perempuan Kejam di Dunia Ini Justru Dikenal Sadis!

Sebagai seorang perempuan, predikat karakter lembut dan bersahaja selalu menjadi andalan. Hal ini tentu bisa kita tengok dari sosok ibu kita masing-masing yang selalu mengandalkan kelembutannya dalam memberikan kebutuhan serta perhatian yang dibutuhkan seluruh anggota keluarga. Nah, bagaimana bila sosok perempuan justru dikenal sadis dan kejam. Rasanya sulit untuk memercayai fakta tersebut.

Meski begitu, inilah yang sebenarnya terjadi di berbagai belahan dunia. Ada saja sosok jahat dan kejam yang tega melakukan tindakan tertentu hingga menghilangkan nyawa orang lain. Berikut adalah daftar 9 wanita perempuan yang dikenal paling kejam di dunia. Siapa saja mereka? Yuk simak infonya disini!

Belle Gunness

Perempuan yang satu ini merupakan keturunan Amerika dan Norwegia. Belle merupakan perempuan bertubuh besar yang ternyata memiliki pemikiran sangat sadis. Bagaimana tidak? Belle tega membunuh nyawa kedua suami dan seluruh anak-anaknya dalam tempo dan kesempatan yang berbeda. Belle pun diketahui membunuh untuk mendapatkan klaim asuransi jiwa, uang, serta barang berharga lain yang kemudian menyebutkan fakta bahwa dirinya telah membunuh hingga 40 orang selama dekade tertentu.

 

Delphine LaLaurie

Nama Delphine Lalaurie merupakan sosialita yang memiliki kekayaan berlimpah di New Orleans. Sayangnya, saat terjadi peristiwa kebakaran di dalam rumah mewahnya, tingkah laku sadis perempuan ini pun terungkap. Delphine diketahui menyekap dua budak yang dirantai dan ada juga yang dimutilasi hingga cacat. Petugas juga menemukan budak terkubur di dalam rumah perempuan ini. Namun, setelah melarikan diri ke Prancis sosoknya tak lagi ditemui dan tidak dibawa ke pengadilan atas kekejaman tersebut.

 

Williamina “ Minnie” Dean

Banyak gadis muda yang telah hamil di luar nikah menjadi korban Minnie. Minnie melakukan pembunuhan terhadap bayi-bayi tidak berdosa yang telah dititipkan kepadanya. Padahal, sebelumnya dia berujar bahwa akan merawat bayi tersebut. Hal ini dilakukan demi mendapatkan biaya perawatan saja.

 

Irma Grese

Pengikut Nazi yang satu ini dikenal sebagai pembunuh berdarah dingin. Irma yang ditugaskan sebagai sipir diyakini bertanggung jawab atas kematian puluhan ribu tahanan wanita. Selain menyiksa, Irma juga melakukan pemukulan dan pembunuhan. Irma kemudian dieksekusi setelah terbukti melakukan tindakan kejam itu.

 

Mary Ann Cotton

Ceritanya hampir sama dengan apa yang dialami oleh Belle Gunness. Mary didakwa atas kasus pembunuhan terhadap suami dan anak-anaknya demi mendapatkan klaim asuransi jiwa. Setidaknya, 21 orang telah dibunuhnya termasuk ibunya sendiri menggunakan racun arsenic.

 

Ranavalona I

Ranavalona I merupakan Ratu di kerajaan Madagaskar setelah sang suami meninggal. Dengan menerapkan gaya militer yang kejam, sang penguasa ini pun tega melakukan kerja paksa, hukuman mati, peradilan keras bahkan selama enam tahun pemerintahannya, Ranavalona sudah membuat penduduk Madagaskar menyusut tajam.

 

Ilse Koch Born

Dalam sejarah, nama wanita ini lebih akrab disapa sebagai “Penyihir dari Buchenwald”. Tokoh perempuan Nazi yang cukup terkemuka ini merupakan sosok sipir brutal yang menjadikan kulit korbannya sebagai souvenir. Ilse akhirnya melakukan bunuh diri di dalam penjara.

 

Kaisar Wu Zetian

Wu Zetian adalah nama dari satu-satunya kaisar wanita di China yang memerintah pada abad ke 6. Selama memerintah Kekaisaran China, Wu bahkan tega menghabisi nyawa bayi perempuannya sendiri untuk mempertahankan posisinya.

 

The Countess of Bathory

Sekitar abad pertengahan Countess of Bathory bukanlah sosok yang dikenal luas bagi kerajaan Hungaria. Namun, tidak ada yang menyangka bahwa sosok cantik ini adalah pembunuh berantai yang dilakukannya pada banyak gadis.Bahkan usai kematiannya, rakyat menceritakan legenda vampire yang diduga dilakukan oleh Countess of Bathory. Perempuan tersebut dikenal sering mandi darah perawan untuk menjaga kecantikannya.

Demikian artikel informatif tentang beberapa perempuan paling kejam di dunia. Semoga bisa menjadi referensi untuk anda!

 

Astaga! Negara Ini Eksekusi 1000 Lebih Penduduknya dalam Setahun

Setidaknya ada 1.032 orang yang dieksekusi di 23 negara di dunia pada tahun 2016. Di 2015 Amnesty International mencatat 1.634 eksekusi terjadi di 25 negara di seluruh dunia – sejarah memperlihatkan bahwa ini adalah rekor terbaru hukuman mati yang terjadi dalam kurun waktu satu tahun sejak tahun 1989.

Negara dengan hukuman mati terbanyak yang terjadi adalah Tiongkok di urutan pertama, lalu diikuti secara berurutan oleh Iran, Arab Saudi, Irak dan Pakistan.

Tiongkok dengan Hukuman Mati Terbanyak

Tiongkok menjadi negara yang telah melakukan hukuman mati terbanyak di dunia – namun jumlah pasti eksekusi yang telah dilakukan oleh pemerintah Tiongkok sendiri tetaplah menjadi misteri karena data hukuman mati di Tiongkok adalah rahasia negara dan tidak sembarangan orang boleh mengetahuinya; namun begitu, diperkirakan setidaknya ada 1.032 eksekusi, tidak termasuk ribuan eksekusi lainnya yang diduga telah dilakukan oleh pemerintah Tiongkok.

Selain Tiongkok, 87% dari seluruh hukuman mati yang terjadi di dunia terjadi di 4 negara- Iran, Saudi Arabia, Irak, dan Pakistan. Untuk pertama kalinya sejak 2006, Amerika Serikat bukanlah 5 negara teratas yang melakukan eksekusi hukuman mati, jatuh ke peringkat 7 di belakang Mesir. 20 hukuman mati yang terjadi di Amerika Serikat adalah yang terendah sejak tahun 1991.

Sepanjang 2016, 23 negara, sekitar 1 dari 8 negara di seluruh dunia, ditengarai telah melakukan hukuman mati. Angka ini menunjukan tren yang turun secara signifikan dari 20 tahun yang lalu (40 negara melakukan hukuman mati di 1997). Belarusia, Botswana, Nigeria dan Pemerintahan di Negara Palestina kembali melakukan Hukuman mati di tahun 2016; Chad, India, Jordan, Oman dan Uni Emirat Arab, negara-negara yang melakukan hukuman mati di tahun 2015 tidak melaporkan adanya eksekusi di tahun lalu.

141 negara di seluruh dunia, lebih dari 65% dari keseluruhan negara di dunia, telah menghapuskan eksekusi mati di dalam aturan hukumnya. Di 2016, 2 negara – Benin dan Nauru – menghilangkan hukuman mati di dalam kitab hukumnya untuk setiap kejahatan. Secara total, 104 negara telah melakukannya – adalah mayoritas negara di dunia. Hanya 64 negara saja yang benar-benar menghilangkan hukuman mati di tahun 1997.

Pengampunan Bagi Para Terhukum

Penggantian hukuman atau pengampuan atas hukuman mati banyak dilakukan, lebih tepatnnya 28 negara dunia pada 2016. Setidaknya 60 orang yang telah diputus mendapat hukuman mati akhrinya di bebaskan di 8 negara di 2016: Bangladesh (4), Tiongkok (5), Ghana (1), Kuwait (5), Mauritania (1), Nigeria (32), Sudan (9), Taiwan (1), dan Vietnam (2).

Amnesti International mencatat 3.117 hukuman mati di 55 negara di 2016, peningkatan yang signifikan dari total yang di dapat pada 2015 (1,998 hukuman di 61 negara). Peningkatan signifikan ini terlihat pada 12 negara, namun untuk beberapa, seperti Thailand, peningkatan eksekusi mati karena fakta dimana pemerintah menyediakan Amnesti Internasional dengan informasi detail.

Ada sedikitnya 18,848 orang yang dieksekusi mati pada akhir tahun 2016. Tiap negara memiliki metode sendiri untuk melakukan hukuman mati, di antaranya seperti dipenggal, digantung, disuntuk mati, atau ditembak. Sementara untuk negara seperti Iran dan Korea Utara, hukuman mati dilakukan di hadapan publik untuk memberikan efek jera pada masyarakat.

Nah, bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah Anda penganut hukum yang memperbolehkan hukuman mati agar menimbulkan efek jera atau salah satu abolitionist yang menentang hukuman mati karena semua nyawa manusia berharga, termasuk pelaku kriminal? Semuanya kembali lagi kepada masing-masing, yang pasti hukum harus ditegakkan untuk memberantas kriminalitas.